Minggu, 05 April 2009

Istilah-istilah Umum dalam Kegiatan Korupsi

Uang Tip: Sama dengan 'budaya amplop' yakni memberikan uang ekstra kepada seseorang karena jasanya/pelayanannya. Istilah ini muncul karena pengaruh budaya Barat yakni pemberian uang ekstra kepada pelayan di restoran atau hotel.
  1. Angpao: Pada awalnya muncul untuk menggambarkan kebiasaan yang dilakukan oleh etnis Cina yang memberikan uang dalam amplop kepada penyelenggara pesta. Dalam perkembangan selanjutnya, hingga saat ini istilah ini digunakan untuk menggambarkan pemberian uang kepada petugas ketika mengurus sesuatu di mana pemberian ini sifatnya tidak resmi atau tidak ada dalam peraturan
  2. Uang Administrasi: Pemberian uang tidak resmi kepada aparat dalam proses pengurusan surat-surat penting atau penyelesaian perkara/kasus agar penyelesaiannya cepat selesai.
  3. Uang Diam: Pemberian dana kepada pihak pemeriksa agar kekurangan pihak yang diperiksa tidak ditindaklanjuti. Uang diam biasanya diberikan kepada anggota DPRD ketika memeriksa pertanggung jawaban walikota/gubernur agar pertanggung jawabanya lolos.
  4. Uang Bensin: Uang yang diberikan sebagai balas jasa atas bantuan yang diberikan oleh seseorang. Istilah ini menggambarkan ketika seseorang yang akrab satu sama lain, seperti antara temen satu dengan yang lain. Misalnya A minta bantuan B untuk membeli sesuatu, si B biasanya melontarkan pernyataan, uang bensinya mana ?
  5. Uang Pelicin: Menunjuk pada pemberian sejumlah dana (uang) untuk memperlancar (mempermudah) pengurusan perkara atau surat penting.
  6. Uang Ketok: Uang yang digunakan untuk mempengaruhi keputusan agar berpihak kepada pemberi uang. Istilah ini biasanya ditujukan kepada hakim dan anggota legislatif yang memutuskan perkara atau menyetujui/mengesahkan anggaran usulan eksekutif, dilakukan secara tidak transparan.
  7. Uang Kopi: Uang tidak resmi yang diminta oleh aparat pemerintah atau kalangan swasta. Permintaan ini sifatnya individual dan berlaku di masyarakat umum.
  8. Uang Pangkal: Uang yang diminta sebelum melaksanakan suatu pekerjaan/kegiatan agar pekerjaan tersebut lancar
  9. Uang Rokok: Pemberian uang yang tidak resmi kepada aparat dalam proses pengurusan surat-surat penting atau penyelesaian perkara/kasus penyelesaianya cepat.
  10. Uang Damai: Digunakan ketika menghindari sanksi formal dan lebih memberikan sesuatu biasanya berupa uang/materi_ sebagai ganti rugi sanksi formal.
  11. Uang di Bawah Meja: Pemberian uang tidak resmi kepada petugas ketika mengurus/membuat surat penting agar prosesnya cepat
  12. Tahu Sama Tahu: Digunakan di kalangan bisnis atau birokrat ketika meminta bagian/sejumlah uang. Maksud antara yang meminta dan yang memberi uang sama-sama mengerti dan hal tersebut tidak perlu diucapkan.
  13. Uang Lelah: Menunjuk pada pemberian uang secara tidak resmi ketika melakukan suatu kegiatan. Uang lelah ini bisanya diminta oleh orang yang diminta bantuanya untuk membantu orang lain. Istilah ini kemudian sering digunakan oleh birokrat ketika melayani masyarakat untuk mendapatkan uang lebih
Source : http://www.transparansi.or.id
Selanjutnya - Istilah-istilah Umum dalam Kegiatan Korupsi

Sabtu, 04 April 2009

Remunerasi Polri Belum Bisa Terealisasi

Jakarta - Kenaikan remunerasi (uang penghargaan) anggota Polri yang direncanakan mulai 1 April 2009 belum bisa terealisasi. Polri masih menunggu keputusan Menteri Keuangan.

"Insya Allah nanti jadi. Di tingkat nasional menunggu keputusan dari Menkeu," jelas Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2009).

Remunerasi diberikan terkait program Quick Win yang dirilis Mabes Polri dalam rangka reformasi birokrasi. Kenaikan remunerasi direncanakan sebesar 50 persen. Kebijakan kenaikan remunerasi diharapkan bisa memicu kinerja angggota Polri dalam menjalani tugasnya.

BHD berharap program itu bisa dimulai segera. Ia berharap ada perubahan di kepolisian dalam arti peningkatan sistem kendali kerja.

"Doain aja secepatnya," harap mantan Kapolda Sumatera Utara ini.

http: www.polri.go.id



Selanjutnya - Remunerasi Polri Belum Bisa Terealisasi

Kamis, 02 April 2009

Rencana Penerimaan Anggota Polri TA. 2009

Dinformasikan kepada rekan-rekan yang menanyakan tentang penerimaan anggota Polri.

1. Untuk Penerimaan BINTARA Polri TA 2009, saat ini Polri sedang mengajukan kembali anggaran ke DPR karena ada selisih jumlah yang akan direkrut, Polri mengharapkan selesai pemilu yang akan datang sudah dapat membuka pendaftaran.

2. Untuk Penerimaan Akpol maupun PPSS, Polri merencanakan akan membuka pendaftaran pada bulan Mei 2009, dengan didahului oleh penerimaan Akpol baru kemudian PPSS, adapun jadwal beserta persyaratan baik jurusan ataupun lain-lainnya akan kita informasikan setelah kaji ulang pada akhir April yg akan datang, terima kasih " Bag Diapers Rodalpers polri"



Selanjutnya - Rencana Penerimaan Anggota Polri TA. 2009

Samsung W7900 with a projector

It shouldn’t be Samsung Show W7900, as the first mobile phone that comes equipped with a projector. Couple of cellphones that we’ve seen before, especially those from China have already been equipped with a projector before.

A smartphone comes with a projector is handy for business use, especially anytime that you wanna have an impromptu slide show of your work. The Samsung Show W7900 also features an 3.2-in AMOLED display (240×400), TV Tuner, 5-megapixel camera and capable of high-speed HSDPA connectivity that can reach a download speed of 7.2Mbps.

The W7900’s projector is a 10-lumens, 480×320, and it’s capable of projecting images up to 50-inch. It’s a DLP projector that comes out of the hands of Texas Instrument. The Samsung W7900 measures 4.4 by 2.2 by 0.7 in, which should be slightly thicker than other cellphones due to the projector.

http://technology.nicefun.net



Selanjutnya - Samsung W7900 with a projector

Suara Merdeka CyberNews