Jumat, 10 April 2009

Penyerangan Polsek Abepura

Jakarta - Polri melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penyerangan Polsek Abepura, Papua.

Sejumlah orang telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. " 5 Tersangka sudah ditangkap dan 1 meninggal dunia, karena mereka menyerang dengan bom molotov, panah, serta tombak," kata Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Kantor Menko Polhukkam, Jl Medan Merdeka Barat .

Menurut Kapolri karena para pelaku menggunakan senjata, maka diambil tindakan tegas. Baik TNI/Polri lakukan tindakan tegas. Tentunya tidak ada tindakan lain selain tindakan tegas," tambah Bambang. Lebih lanjut 6 pelaku lainnya juga telah ditangkap dan tengah diproses. "Masih diperiksa intensif," tutur Kapolri.


Tindakan lainnya yakni menambah kekuatan kepolisian dari Kendari, Sulawesi Tenggara yakni 1 SSK Brimob. "Semua sudah terprediksi akan adanya tindakan seperti itu," jelasnya.
Selanjutnya - Penyerangan Polsek Abepura

Kamis, 09 April 2009

Partai Demokrat Menang di Semua Quick Count

Setelah 4 jam berlalu dari batas penutupan pencontrengan, hasil hitung cepat di semua lembaga survei menempatkan Partai Demokrat sebagai jawara sementara. Perolehan persentase partai ini cukup jauh meningalkan pesaingnya, PDIP dan Golkar.

Pantauan detikcom di Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada pukul 16.20 WIB, Kamis (9/4/2009), PD memperoleh 19,9 persen disusul PDIP 15,7 persen dan Golkar 13,7 persen. Partai menengah ditempati PKS dengan persentase 7,5 persen dan PKB 6,2 persen.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) untuk sementara juga menempatkan PD di urutan pertama dengan perolehan persentase 20,32 persen. Urutan kedua disusul PDIP dengan 15,33 persen dan Golkar 15,13 persen. Urutan keempat adalah PKS dengan 8,28 persen dan PAN dengan 6,37 persen.

Lembaga Survei Nasional (LSN) juga menempatkan PD sebagai juara. Di lembaga ini PD mendapatkan 24,8 persen disusul Golkar 15,36 persen, PDIP 9,64 persen, PKS 9,46 persen dan PPP 6,77 persen.

Lembaga survei Cirus juga menempatkan Partai Demokrat sebagai pemenang sementara hitung cepat ini. PD mendapatkan 12,2 persen disusul PDIP dengan 10,12 persen, Golkar 9,15 persen, PKS 4,25 persen dan PAN 3,7 persen.

Sementara hasil hitung cepat dari LP3ES juga menempatkan PD menempati urutan pertama dengan 18,7 persen disusul PDIP dengan 15,5 persen. Sementara Golkar hanya mendapatkan 15 persen disusul PKS 7,6 persen dan PAN 5,9 persen.

Hasil ini akan terus berubah seiring dengan masuknya data-data baru yang selesai dihitung di tiap TPS yang menjadi sampel hitung cepat. Hasil ini tidak menunjukkan perolehan asli partai.

sumber : detik.com

Selanjutnya - Partai Demokrat Menang di Semua Quick Count

Rabu, 08 April 2009

SEKILAS PEMILU LEGISLATIF 2009

PEMILU LEGISLATIF 2009 yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 9 April 2009 besok merupakan pemilu yang ke 10 di Indonesia. Pemilu pertama dilakukan pada tahun 1955 yang dilaksanakan sebanyak dua kali. Pertama, tanggal 29 September 1955 untuk memilih 257 anggota DPR. Yang kedua, tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih 520 anggota Dewan Konstituante. Pemilu pada tahun 1955 diikuti oleh lebih dari 30-an partai politik (parpol) dan lebih dari seratus daftar kumpulan serta calon perorangan.

Pada pemilu 1971 yang berlangsung tanggal 5 Juli 1971 diikuti oleh 10 partai peserta pemilu. Selanjutnya sejak pemilu tahun 1977 yang berlangsung tanggal 2 Mei 1977, pemilu 1982 tanggal 2 Mei 1982, pemilu 1987 tanggal 4 Mei 1982, pemilu 1987 tanggal 23 April 1987, pemilu 1992 tanggal 9 Juni 1992 hingga pemilu 1997 tanggal 29 Mei 1997, partai peserta pemilu hanya 3 yakni Golkar, PPP dan PDI.

Pada pelaksanaan Pemilu tahun 1999 tanggal 7 Juni 1999 yang merupakan pemilu ke 8 diikuti oleh 48 parpol. Lalu pemilu 2004 tanggal 5 April 2004 diikuti oleh 24 parpol dan calon perseorangan. Sama seperti pemilu 2004, pemilu 2009 diikuti 44 parpol, termasuk 6 partai lokal di Nanggroe Aceh Darussalam, dan calon perseorangan.

UUD 1945 mengamanatkan bahwa pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap 5 (lima) tahun. Pemilu diselenggarakan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Presiden dan Wakil Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Peserta pemilu untuk memilih anggota DPR dan anggota DPRD adalah partai politik (parpol). Sementara peserta pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan.

Pemilu legislatif 2009 merupakan pemilu untuk memilih Anggota DPR, DPD dan DPRD Provinsi, Kabupaten/kota dalam NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD RI Tahun 1945.

Sebagai kegiatan kenegaraan yang rutin, pelaksanaan pemilu memiliki makna penting yakni pemilu legislatif yang merupakan pemilihan anggota DPR, DPD dan DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota tidak hanya berhenti hingga anggota DPR, DPD dan DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota terpilih dilantik. Melainkan, hasil penyelenggara lembaga Negara yang dipilih secara langsung oleh rakyat akan mewarnai kebijakan dan dinamika kehidupan pemerintahan, berbangsa dan bernegara baik di tingkat nasional dan daerah.

Selanjutnya - SEKILAS PEMILU LEGISLATIF 2009

VICON PRESIDEN 08-04-2009

POLWIL PEKALONGAN. Tepat jam 09.00 wib Kapolwil Pekalongan Kombes Pol. DBM. Suharya, SH beserta Para Kapolres/Ta jajaran Polwil Pekalongan, DanDen B Brimob Pekalongan dan para perwira staf Mapolwil Pekalongan mengikuti jalannya Video Conference Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono langsung dari Istana Negara Jakarta.
Persiden Susilo Bambang Yudhoyono, melaksanakan video conference dengan para gubernur di seluruh Indonesia di Istana Negara, dalam rangka persiapan pemilu hari Rabu tanggal 09 April 2009 besok. Presiden didampingi oleh sejumlah menteri antara lain, Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Widodo AS, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, dan Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta.

Selanjutnya - VICON PRESIDEN 08-04-2009

Suara Merdeka CyberNews