Selasa, 13 April 2010

Poldasu tangkap tersangka teroris

Kepolisian Daerah Sumatra Utara hari Minggu (11/4) menahan enam orang yang diduga terlibat dalam gerakan terorisme di Indonesia.

Keenam pria tersebut ditangkap di wilayah kepolisian Medan Kota oleh patroli jalan raya ketika mobil mereka yang sangat kotor berhenti di posisi yang membuat petugas curiga.

Namun, kata jurubicara Poldasu, Kombes Baharuddin Dja'far kepada BBC Indonesia, tidak ditemukan barang bukti yang bisa dikaitkan dengan kegiatan terorisme.

Baharuddin mengatakan pihaknya belum bisa menyebutkan identitas lengkap para tersangka yang ditahan.
"Masih dalam proses pengembangan, bekerja sama antara Mabes Polri dan Polda Sumatra Utara beserta jajarannya " katanya.

Kapolda Sumatra Utara, Irjen Oegroseno, sebelumnya mengatakan kepada para wartawan bahwa keenam pria tersebut adalah buronan teroris Mabes Polri.
Tentang ini, Baharuddin membenarkan bahwa mereka itu ada dalan DPO (daftar pencarian orang-red) Mabes Polri.
"Namun akan sangat tergantung pada pengembangan yang dilakukan oleh Mabes Polri dan Polda Sumatra Utara," tambahnya.
Ketika ditanya dari kelompok mana para tersangka itu berasal, Kombes Baharuddin juga belum bisa memastikannya. Dia hanya mengatakan mereka adalah pelarian dari daerah Nanggroe Aceh Darussalam.
"Tentu untuk menelusuri lebih jauh lagi, harus menunggu hasil pemeriksaan tim Polda Sumatra Utara dan tim Mabes Polri," ujar Baharuddin.
Sewaktu ditanyakan apakah ada ciri-ciri pada keenam orang yang ditahan itu yang membuat polisi bisa menjatuhkan sangkaan teroris kepada mereka, Kombes Baharuddin mengatakan bahwa seorang di antara mereka memilki luka tembakan di lengan kiri yang tampak tidak pernah diobati.

Luka tembakan ini diperkirakan dialami orang tersebut ketika terjadi baku tembak antara polisi dan para tersangka teroris di wilayah Aceh pada awal Maret.
"Diidentifikasikan sementara ini pada saat itu terkena tembakan di Nangroe Aceh Darussalam," kata jurubicara Polda Sumut.

Baharuddin menjelaskan lebih lanjut bahwa dari keterangan yang diperoleh, mereka sebagian besar datang dari luar wilayah Aceh.

Ada satu orang yang berasal dari kawasan selatan Sumatra sedangkan selebihnya dari Jawa.
"Lebih banyak dari Jawa dan ada salah satu yang berasal dari Lampung."
Operasi polisi terhadap para tersangka teroris di Aceh belum lama ini
Kombes Baharuddin mengatakan mereka ditangkap karena kepekaan petugas patroli terhadap gerak-gerik para tersangka bersama mobil mereka.
"Ada yang janggal atau aneh pada saat patroli melihat mobil mereka di jalan. Mereka berhenti di tempat yang tidak semestinya," katanya.
Itulah yang membuat perhatian petugas tertarik untuk melakukan pemeriksaan.

Laporan-laporan media menyebutkan keenam tersangka teroris itu ditahan di Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Jalan ini adalah jalan utama di Medan sekaligus jalan lintas Sumatra yang menghubungkan Banda Aceh dan Bandarlampung.

Sumber : BBC 
Selanjutnya - Poldasu tangkap tersangka teroris

Minggu, 04 April 2010

Seorang Perempuan Tewas Disambar KA

Lagi-lagi seorang perempuan tewas tersambar KA. Hj. Saeni bt Tarban 77th, alamat Jl Ketapang Rt 04/02 Pelutan Pemalang tewas mengenaskan setelah tertabrak KA Argo Anggrek di perlintasan KA Km 121+2 Pelutan Pemalang Kemarin siang sekitar pukul 13.55 wib.

Kejadian bermula saat korban berjalan dari arah utara menuju selatan untuk pulang kerumahnya, sesampai perlintasan KA menyebrang, namun pada saat yang sama dari arah Timur melaju kencang KA Argo Anggrek jurusan Surabaya Jakarta dengan No Loko CC-20319 dan masinisnya Juki 35th, alamat depo loko Jatinegara Jakarta. Pada saat itu juga korban langsung ditabrak KA tersebut hingga terpental kurang lebih 12 meter.
Korban mengalami luka kepala pecah, leher patah, kaki kanan dan kiri patah serta tangan kanan patah sehingga menyebabkan korban tewas ditempat.

Menurut keterangan saksi Sarjono 50th alamat Jl Ketapang Rt 04/02 Pelutan Pemalang, saksi sempat berteriak-teriak memberitahu kalau dari arah timur melaju KA Argo Anggrek, namun rupanya korban tidak mendengarkan dan tetap menyeberang sehingga tertabrak.

Tak berapa lama Kapolsek Pemalang dan anggota datang di lokasi kejadian dan segera membawa korban ke RSU Dr. M Ashari Pemalang. Diperkirakan korban tidak mendengar teriakan saksi karena sudah lanjut usia.
Selanjutnya - Seorang Perempuan Tewas Disambar KA

Sabtu, 03 April 2010

Mabes Polri Mutasi 4 Kapolda

Mabes Polri sesuai TR Kapolri No. Pol. : TR/261/IV/2010 tanggal 2 April 2010 telah melakukan pergeseran 152 Pati dan Pamen. Diantaranya adalah mutasi 4 Kapolda yaitu :

1. Kapolda Lampung Brigjen Edmond Ilyas digeser menjadi Pati Mabes Polri dan digantikan oleh Brigjen Sulistyo Ishak yang sebelumnya menjabat sebagai Waka Div Humas Mabes Polri.
2. Kapolda Aceh Irjen Adityawarman yang memasuki masa pensiun digantikan oleh Brigjen Fajar Prihantoro yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku Utara.
3. Kapolda Gorontalo Brigjen Sumaryono yang memasuki masa pensiun digantikan oleh Brigjen Irawan Dahlan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapus Paminal Div Propam Polri.
4. Kapolda Bangka Belitung Brigjen Anton Setiadi dimutasi sebagai Pati Staf Ahli Kapolri dan digantikan oleh Kombes M Rum Murkal yang sebelumnya Pamen Ba Intelkam Polri.

Selain itu masih ada Pati dan Pamen yang mengalami pergeseran dan juga memasuki masa pensiun.Selengkapnya dapat dilihat disini.

Serah terima jabatan para kapolda ini dijadwalkan akan dilakukan untuk pekan depan.
Selanjutnya - Mabes Polri Mutasi 4 Kapolda

Tewas Disambar KA

Mengenaskan, kondisi Kardian 40th alamat Ds. Kertayasa RT 01/02 Kramat Tegal.

Kardian dengan bersepeda ontel telah menjadi korban sambaran KA sepulang dari pelabuhan hari Jumat 2/4 , diperlintasan tanpa palang pintu Ds Bongkok Kramat Tegal. Akibatnya korban tewas ditempat dengan luka kepala pecah serta kondisi sepedanya hancur.

Asal mula kejadian menurut saksi Tasirah 40th alamat Ds Bongkok, korban melaju dari arah utara menuju selatan saat akan menyeberang perlintasan rel tanpa palang pintu, dari arah barat menuju timur nampak KA yang juga hendak melintas. Karena jarak terlalu dekat, korban langsung tersambar KA tersebut dan terlepar kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian. Sebelum menyeberang korban sudah di peringatkan oleh saksi kalau ada KA akan lewat, namun korban tidak menggubrisnya dan tetap menyeberang.

Tak berapa lama setelah mendapat laporan masyarakat, petugas dari Polsek Karamat dan Identifikasi Polres Tegal berdatangan ke lokasi kejadian. Korban segera dibawa ke RSU Mitra Siaga Tegal untuk divisum.

Sampai saat ini kejadian ini masih dalam penyidikan Polres Tegal.
Selanjutnya - Tewas Disambar KA

Suara Merdeka CyberNews